Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Identifikasi

Keragaman Ikan Invasif di Bengawan Solo

Keragaman ikan-ikan di Bengawan Solo sangat tinggi, namun banyak spesies-spesies asing masuk ke perairan umum sebagai dampak antropogenik. Berbagai jenis ikan invasif tidak dimasukkan dalam peraturan pelarangan oleh kementerian, diduga kuat sebab banyak pihak yang telah membudidayakan ikan-ikan tersebut. Di lain sisi, ikan-ikan tersebut memang telah banyak tersebar dan merusak ekosistem. Beberapa ikan invasif bahkan dikultuskan dan dihormati lebih tinggi dibanding ikan lokal. Potensi Bengawan Solo begitu tinggi, kendati kerusakan yang ia terima tak kalah luar biasa. Bengawan Solo mengular hingga sekitar 600 km jauhnya, menjadikan sungai ini merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sebagai yang terpanjang, tak heran keragaman biota akuatik di dalamnya juga begitu beragam. Ibarat supermarket terbesar di suatu kota, apakah wajar ia hanya menjadi tempat bagi sedikit komoditas? Namun dewasa ini, apakah supermarket lebih banyak menjual produk lokal atau malah kebanyakan produk asing? Satu ...

Ordo Elopiformes (Bulan-bulan dan payus)

    Kebanyakan awam kemungkinan akan mengatakan anggota dalam ordo Elopiformes, sebagai ikan bandeng, terutama untuk keluarga Elopidae, yang juga dikenal di beberapa tempat sebagai ikan bandeng lanang. Sebagaimana asas yang harus dilumrahkan dalam perbincangan kita kedepan, bahwa kemiripan fisik tidak selalu mengantarkan kita pada kedekatan kekerabatan antar kelompok. Elopiformes membawahi setidaknya dua keluarga, yaitu keluarga Elopidae atau keluarga ikan payus, dan keluarga Megalopidae atau keluarga ikan bulan-bulan. Ordo ini terbilang kecil, dengan hanya menampung sekitar sembilan spesies di seluruh dunia, dan hanya sekitar tiga spesies yang ada di Indonesia. Dalam kasus ini, spesies dari Megalopidae adalah yang paling sedikit, hanya ada dua spesies di dunia, dan hanya satu spesies di Indonesia. Menariknya, meski mirip dengan bandeng, ordo Elopiformes termasuk dalam superordo Elopomorpha yang menaungi setidaknya tiga ordo lainnya, yaitu Albuliformes (bandeng celurut), Notac...

Clarias batrachus (Linnaeus, 1758) a.k.a. Lele Jawa

      Kesalahpahaman orang terhadap ikan lele, sangat merugikan bagi ekosistem liar. Indonesia memiliki banyak sekali spesies lele lokal, meski jika di Pulau Jawa, sebutan 'lele lokal' sudah semestinya merujuk pada spesies Clarias batrachus . Budidaya spesies ini masih sangat minim, dan dianggap tidak semenguntungkan spesies invasif dari genus yang sama, yaitu lele dumbo atau Clarias gariepinus  dari Afrika. Mari kenali spesies lokal kita lebih dekat secara ilmiah, sebab jika kita tak mengenalinya, maka salam lestari adalah omong kosong. Kita akan mulai dengan klasifikasi dasar dari C. batrachus , yang memiliki nama nasional 'lele jawa'. Klasifikasi Dasar Ordo:      Siluriformes (Lele) Keluarga:     Clariidae (Lele berpernapasan tambahan) Genus:     Clarias Spesies:     C. batrachus Ordo Siluriformes adalah ordo yang menaungi banyak ikan berkumis, meski tak semua ikan berkumis adalah anggotanya, namun secara singkat m...